Selasa, 25 Oktober 2016

Gambaran Arsitektur Client dan Server

     Klien-server atau client-server merupakan sebuah paradigma dalam teknologi informasi yang merujuk kepada cara untuk mendistribusikan aplikasi ke dalam dua pihak: pihak klien dan pihak server.

Sebuah contoh dari aplikasi client/server sederhana adalah aplikasi web yang didesain dengan menggunakan Active Server Pages (ASP) atau PHP. Skrip PHP atau ASP akan dijalankan di dalam web server (Apache atau Internet Information Services), sementara skrip yang berjalan di pihak klien akan dijalankan oleh web browser pada komputer klien. Klien-server merupakan penyelesaian masalah pada software yang menggunakan database sehingga setiap komputer tidak perlu diinstall database, dengan metode klien-server database dapat diinstal pada suatu komputer sebagai server dan aplikasinya diinstal pada client.
 

Dalam model klien/server, sebuah aplikasi dibagi menjadi dua bagian yang terpisah, tapi masih merupakan sebuah kesatuan yakni komponen klien dan komponen server. Komponen klien juga sering disebut sebagai front-end, sementara komponen server disebut sebagai back-end. Komponen klien dari aplikasi tersebut dijalankan dalam sebuah workstation dan menerima masukan data dari pengguna. Komponen klien tersebut akan menyiapkan data yang dimasukkan oleh pengguna dengan menggunakan teknologi pemrosesan tertentu dan mengirimkannya kepada komponen server yang dijalankan di atas mesin server, umumnya dalam bentuk request terhadap beberapa layanan yang dimiliki oleh server. Komponen server akan menerima request dari klien, dan langsung memprosesnya dan mengembalikan hasil pemrosesan tersebut kepada klien. Klien pun menerima informasi hasil pemrosesan data yang dilakukan server dan menampilkannya kepada pengguna, dengan menggunakan aplikasi yang berinteraksi dengan pengguna.

refrensi : - http://anidotnet.blogspot.com/2011/12/arsitektur-dari-sisi-server-admin-dan.html
-http://winda53.wordpress.com/2012/09/28/arsitektur-sisi-client-sisi-server-deskripsi-arsitektur-client-side-dan-client-server/
- http://anggerip.blogspot.com/2013/10/tulisan-2-gambaran-dan-penjelasan.html  

Pengertian Arsitektur Sisi Client dan Arsitektur Sisi Server

A. Arsitektur  dari sisi client
Arsitektur dari sisi klien mengarah pada  pelaksanaan data  pada browser sisi koneksi HTTP. Contohnya adalah JavaScript dari sisi eksekusi client dan cookie dari sisi penyimpanan pada client. Beberapa ciri khas dari sisi client, sebagai berikut :
  1. Selalu memulai permintaan ke server.
  2. Menunggu dan menerima balasan dari server.
  3. Biasanya terhubung ke sejumlah kecil dari server pada satu waktu.
  4. Biasanya berinteraksi langsung dengan pengguna akhir dengan menggunakan antarmuka pengguna seperti antarmuka pengguna grafis. Khusus jenis klien mencakup: web browser, e-mail klien, dan online chat klien.
B. Arsitektur dari sisi server
         Pada sisi server, terdapat server Web khusus yang mengeksekusi perintah dengan menggunakan metode HTTP. Contoh dari sisi server adalah penggunaan CGI script yang tertanam di halaman HTML, hal tersebut dapat memicu terjadinya perintah untuk mengeksekusi. Beberapa ciri khas dari sisi server, sebagai berikut :
  1. Menunggu permintaan dari salah satu client.
  2. Melayani permintaan klien dan menjawab sesuai data yang diminta oleh client.
  3. Suatu server dapat berkomunikasi dengan server lain untuk melayani permintaan client.
  4. Jenis-jenisnya : web server, FTP server, database server, E-mail server, file server, print server.
Client dan server dikembangkan oleh berbagai perusahaan software besar seperti Lotus, Microsoft, Novell, Baan, Informix, Oracle, PeopleSoft, SAP, Sun, dan Sybase. Perusahaan-perusahaan tersebut telah menjadi perusahaan komputer yang stabil dan besar pada era ini.

refrensi : http://ahmad-jazuli-22.blogspot.co.id/2016/10/pengertian-arsitektur-arsitektur-sisi.html

Contoh Penerapan Penggunaan Arsitektur Client Server

     Arsitektur jaringan Client Server merupakan model konektivitas pada jaringan yang membedakan fungsi computer sebagai Client dan Server. Contohnya yang ada pada warnet-warnet sekarang ini, dengan menggunakan arsitektur client server. Pemilik warnet dapat dengan mudah mengatur semua komputer yang ada di warnetnya hanya dengan menggunakan 1 komputer yang berfungsi sebagai server, seperti mematikan, melakukan troble shooting, dan menetapkan waktu pada komputer client.

refrensi : https://slametridwan.wordpress.com/arsitektur-client-server/

Selasa, 04 Oktober 2016

Contoh Penerapan Telematika di Indonesia : E-Learning

     Salah satu contoh penerapan telematika di Indonesia adalah e-Learning, e-learning sendiri adalah usaha untuk membuat suatu transformasi proses belajar mengajar yang ada disekolah atau kampus yang di jembatani oleh teknologi digital yaitu internet. Dalam teknologi e-learning semua proses belajar mengajar yang biasa didapatkan di kelas dapat dilakukan secara live namun virtual. Artinya seorang pengajar dapat mengajar di suatu tempat dan yang orang yang di ajarkan belajar di tempat yang berbeda. Jadi pendidik dapat mengajar secara langsung tetapi di tempat yang bebeda. Salah satu contoh e-learning adalah v-class yang ada di gunadarma.

refrensi : Dari buku Ilmu & Aplikasi Pendidikan, Dibuat oleh Tim Pengembang Ilmu Pendidikan FIP - UPI.

 

Trend Kedepan Telematika

       Bangsa Indonesia berusaha untuk tidak tertinggal dengan bangsa lain menyangkut telematika. Dengan dirintis oleh beberapa orang yang berdedikasi pada dunia akademisi, pengenalan dunia telematika mulai dilakukan seiring berkembangnya situasi politik dan ekonomi. Dukungan politik pemerintah dengan berbagai kebijakannya, lebih menggairahkan telematika di Indonesia, dan tentunya industri, serta pengaruh luar negeri mengambil peranan penting disamping ketertarikan masyarakat yang membutuhkannya. Tren kedepan telematika di Indonesia mengalami peningkatan, sejalan dengan inovasi teknologi yang terjadi. Prospek ke masa depan, telematika di Indonesia memiliki potensi yang tinggi, baik itu untuk kemajuan bangsa, maupun pemberdayaan sumber daya manusianya.

refrensi : https://suciptoardi.wordpress.com/2008/05/15/perkembangan-telematika-di-indonesia/

Perkembangan Telematika di Indonesia

Perkembangan Telematika di Indonesia terdiri dari beberapa periode
       
       1. Periode Rintisan Pada tahun 1983, persis bersamaan dengan berdirinya internet sebagai protokol resmi di Amerika Serikat. Pada tahun-tahun tersebut, istilah “unix”, “email”, “PC”, “modem”, “BBS”, “ethernet”, masih merupakan kata-kata yang sangat langka. Periode rintisan telematika ini merupakan masa dimana beberapa orang Indonesia belajar menggunakan telematika, atau minimal mengetahuinya.
        
        2. Periode Pengenalan Periode satu dasawarsa ini, tahun 1990-an, teknologi telematika sudah banyak digunakan dan masyarakat mengenalnya. Jaringan radio amatir yang jangkauannya sampai ke luar negeri marak pada awal tahun 1990. hal ini juga merupakan efek kreativitas anak muda ketika itu, setelah dipinggirkan dari panggung politik, yang kemudian disediakan wadah baru dan dikenal sebagai Karang Taruna.
        
        3. Periode Aplikasi Mulai dari masa reformasi, awal era millennium inilah, pemerintah Indonesia serius menaggapi perkembangan telematika dalam bentuk keputusan politik. Kebijakan pengembangan yang sifatnya formal “top-down” direalisasikan dengan dikeluarkannya Keputusan Presiden No. 50 Tahun 2000 tentang Tim Koordinasi Telematika Indonesia (TKTI), dan Instruksi Presiden No. 6 Tahun 2001 tentang Pendayagunaan Telematika. Selanjutnya, teknologi mobile phone begitu cepat pertumbuhannya. Bukan hanya dimiliki oleh hamper seluruh lapisan masyarakat Indonesia, fungsi yang ditawarkan terbilang canggih. Muatannya antara 1 Gigabyte, dapat berkoneksi dengan internet juga stasiun televise, dan teleconference melalui 3G. Teknologi computer demikian, kini hadir dengan skala tera (1000 Gigabyte), multi processor, multislot memory, dan jaringan internet berfasilitas wireless access point. Bahkan, pada cafĂ© dan kampus tertentu, internet dapat diakses dengan mudah, dan gratis.

Refrensi : https://suciptoardi.wordpress.com/2008/05/15/perkembangan-telematika-di-indonesia/

Definisi Telematika & Pemanfaatannya

Definisi : Telemanika adalah gabungan dari telekomunikasi dan informatika, jadi telematika bisa berarti komunikasi dengan menggunakan teknologi informasi.

Pemaanfaatannya : Pemanfaatan telematika terdapat diberbagai bidang seperti bisnis, pendidikan, kesehatan,dan masih banyak lagi. Dengan telematika kita dapat dengan mudah berkomunikasi dengan teknologi terbaru. Refrensi : http://rajarayu.blogspot.co.id/2015/02/teknologi-telematika-dan-contoh.html